Upaya Pencegahan Tindak Kekerasan Seksual pada Perempuan Berbasis Buku Panduan

Authors

  • Faris Iqbal Zahir Fakultas Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Jakarta
  • Soni Adi Saputra Fakultas Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Jakarta

Keywords:

Kekerasan Seksual, Korban Perempuan, Pelatihan Asertif

Abstract

Kekerasan seksual terhadap perempuan masih sangat umum di Indonesia. Ini hanyalah sedikit dari total kasus kekerasan seksual. Kenyataannya, banyak perempuan yang telah menjadi korban kekerasan seksual masih enggan melaporkannya kepada pihak berwajib seperti polisi atau Komnas Perempuan. Penelitian ini memberikan penjelasan tentang faktor-faktor yang menyebabkan kekerasan seksual terhadap perempuan, alasan mengapa perempuan yang telah mengalami kekerasan seksual gagal melaporkan kejadian tersebut, dan bagaimana pelatihan penegakan hukum diberikan kepada perempuan dan korban kekerasan seksual. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan deskriptif dan kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa budaya patriarki, keistimewaan laki-laki, dan sikap permisif adalah penyebab utama kekerasan seksual terhadap perempuan. Perempuan korban kekerasan seksual seringkali tidak melaporkan karena prasangka negatif masyarakat terhadap mereka. Pelatihan ketegasan membantu perempuan dan penyintas kekerasan seksual untuk berani menolak dan mengkomunikasikan ketidaksetujuan mereka. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa laki-laki dan perempuan harus memiliki sikap saling menghormati dan perhatian satu sama lain.

References

Anisa Fitriani. (2018). Studi Kasus Kejahatan Seksual Pada Anak di Desa X Sebagai Upaya Penyusunan Intervensi Berbasis Komunitas. Prosiding Seminar Nasional Psikologi UNISSULA.

Dwi Astuti, I., Ardhian Nughroho, R., Kurniawan, Y., Kumalaningrum, M., & Sani Putri, I. (2019). Strategi Mencegah Kekerasan Seksual pada Remaja SMA dan SMK Berbasis Teknologi Infomasi. Surakarta: UNS Press

Imran, A. (2013). Konstruksi Media Terhadap Stereotipe Gender: AnalisisFraming Terhadap Kasus Pemerkosaan di Media Cetak. Jurnal Studi Perempuan, 9(1).

Indaryani, Sri. (2018). Dinamika Psikososial Remaja Korban Kekerasan Seksual. Jurnal Psikologi Perseptual. Jurnal UMK.

Nuradhawati, R. (2018). Peran Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dalam Pendampingan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Cimahi. Jurnal Academia Praja, 1(01), 149.

Pasalbessy, J. D. (2010). Dampak Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak serta Solusinya. E-Journal on- Line. Jurnal Sasi, 16(3).

Savitri, D. R., Hadiyanto, H., & Hadi, S. P. (2015). Pro-Environmental Behavior from a Social Cognitive Theory Perspective. 23(1), 27–33.

Lestari, S. (2023). Pengaruh Kompetensi Guru Terhadap Prestasi Belajar Siswa (Survei Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XII MA Ma’Arif NU Cimanggu Kabupaten Cilacap). Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 1(1), 32–37. https://journal.pipuswina.com/index.php/jippsi/article/view/7

Sumera, Marcheyla. (2013). Perbuatan Kekerasan/Pelecehan Seksual terhadap Perempuan. Journal On-Line. 1(2).

Tateki Yoga Tursilarini. (2017). Dampak Kekerasan Seksual di Ranah Domestik Terhadap Keberlangsungan Hidup Anak. Media Informasi Penelitian Kesejahteraan Sosial.

Wahyuni, S. (2016). Perilaku Pelecehan Seksual dan Pencegahan Secara Dini Terhadap Anak. Jurnal Raudhoh, 4(2).

Published

2024-01-13