Strategi dan Implementasi Guru PPKn dalam Membangun Sikap Nasionalisme Peserta Didik Kelas X di SMA IT Granada Samarinda
Keywords:
Strategi, Implementasi, Guru PPKn, Nasionalisme, DisiplinAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam menanamkan sikap nasionalisme melalui penerapan disiplin di kalangan peserta didik kelas X di SMA IT Granada Samarinda. Sikap nasionalisme merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter generasi muda, di mana disiplin menjadi salah satu indikator utama dalam merealisasikan nilai-nilai kebangsaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru PPKn dan peserta didik kelas X A-1,X A-2,X A-3,X B-1,X B-2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn menerapkan berbagai strategi dalam membangun sikap nasionalisme dalam hal disiplin peserta didik, seperti metode pembelajaran kontekstual, penerapan aturan kedisiplinan, pemberian keteladanan, serta integrasi nilai-nilai nasionalisme dalam kegiatan belajar mengajar dan ekstrakurikuler.
References
Andriani, S. (2022). Pengaruh Electronic Word of Mouth (E-Wom) Terhadap Keputusan Pembelian. Journal Ekonomi Dan Manajemen, 1–23.
Aprinda, T., Delfita, M., Mus, N. A., Harli, N. A., & Chotimah, N. (n.d.). Pembentukan Karakter Disiplin Peserta Didik Melalui Kultur Sekolah. 2(02), 62–69. https://doi.org/10.56741/pbpsp.v2i02.329
Aziza, N. (2017). Peran Dinas Pendidikan dalam mengatasi anak putus sekolah di kecamatan pemulutan selatan. Https://Repository.Unsri.Ac.Id/, 1(17), 43.
Devi Fitria, Ujang Jamaludin, & Febrian Alwan Bahrudin. (2023). Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Sebagai Sikap Nilai-Nilai Anti Korupsi. Jurnal Genta Mulia, 14(2). https://doi.org/10.61290/gm.v14i2.357
Fabiana Meijon Fadul. (2019). Kesulitan Belajar Bagi Siswa di SD. 1–17.
Febia Ghina Tsuraya, Nurul Azzahra, Salsabila Azahra, & Sekar Puan Maharani. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Sekolah Penggerak. Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 1(1), 179–188. https://doi.org/10.55606/jpbb.v1i1.860
Hakim, A. L. (2021). Hairstyle Creation : Proses Inovasi Haircut Barbershop (Studi Kasus Barbershop Jombang). 2016, 1–11.
Hoerudin, C. W. (2021). Strategi Guru Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Al-Amar: Ekonomi Syariah, Perbankan …, 2(1), 28–35.
Ibrahimy, U. (2021). Guru Sebagai Model Dan Teladan. 6(1).
Indrawan, J. (2012). Efektivitas program deradikalisasi badan nasional penanggulangan terorisme terhadap narapidana terorisme di indonesia. 1–20.
Jamaludin Ujang, Pribadi Reksa Adya, Y. F. A. M. Y. (2023). Upaya Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik Sdn Cibungur 1 Melalui Program Late Vest And Goodness Project. 09(2001).
Kamaludin, K., Taulany, H., & Slamet, S. (2024). Enhancing Competitive Advantage in the Disruptive Era: Strategy Formulation Framework in Model Public Junior High Schools in Indonesia. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 42–58. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v8i1.6861
Ksatria, A., & Adi. (2023). Cakrawala Ilmu Pembelajaran Bahasa Inggris: Antologi Esai Ilmiah. 1–138.
Listiyoningsih, S., Hidayati, D., & Winarti, Y. (2022). Strategi Guru Menghadapi Transformasi Digital. 7, 655–662.
Luthfiyah, M. F. (2017). Metodologi Penelitian: Penelitian Kualitatif, Tindakan Kelas Dan Studi Kasus. November, 26.
Mamonto, S., Wahidin, D., Laila, I. N., Pratama, I. putu D. M. P., Junaedi, A. T.,
Saimima, M. S., Khotim, N. S., Gojali, J. A., Sudarno, Renaldo, N., &
Adityawati, I. A. (2023). Disiplin Dalam Pendidikan. 93
Najib, M., Imtiyaz, A., & Najicha, F. U. (2022). Indonesia Dalam Menangkal Budaya Asing Di Era Globalisasi. Journal Unnes, 7(2), 140–144.
Rusandi, & Muhammad Rusli. (2021). Merancang Penelitian Kualitatif Dasar/Deskriptif dan Studi Kasus. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 2(1), 48–60. https://doi.org/10.55623/au.v2i1.18
Saleh, Z. (2021). BAB III analisis 2. 1Lexy J. Meleong, Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2007), 1, 9–25. http://repository.iainpare.ac.id/2732/
Saraswati, D., Zakiyah, M., & Zulvarina, P. (2017). Reinterpretation of Nationalism with Matrix Theory Approach. WASKITA: Jurnal Pendidikan Nilai Dan Pembangunan Karakter, 5(2), 117–129. https://doi.org/10.21776/ub.waskita.2021.005.02.4
Sugiyono, L. P. (2021). Buku Metode Penelitian Komunikasi (1).pdf.
Syafriaki, R. M. (2023). Strategi Pembinaan Disiplin Peserta Didik. 3(3), 268–271. https://doi.org/10.58737/jpled.v3i3.186
Une, D. (2010). Perkembangan nasionalisme di Indonesia dalam perspektif sejarah. Jurnal Inovasi, 7(1), 176–187.
Warman, Azainil, Jamilah, S. (2024). Penguatan Kompetensi Guru Sekolah Menengah Pertama dalam Pengembangan Alat Belajar. 2(1), 32–37.
Widiastuti, N. E. (2022). Lunturnya Sikap Nasionalisme Generasi Milenial Terhadap Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 3(2), 80–86. https://doi.org/10.52483/ijsed.v3i2.44
Widyastuti, utari. (2017). Pelaksanaan Layanan Bimbingan Belajar Siswa Kelas V Di Sdit Az-Zahra Sragen. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 5–24.
Yuniarsih, R., & Kamaludin, K. (2021). Pengaruh Gaya Belajar dan Pemanfaatan Sumber Belajar terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa. Journal of Education and Instruction (JOEAI), 4(2), 311–317. https://doi.org/10.31539/joeai.v4i2.2814








