Strategi Mengintegrasikan Nilai-Nilai Spiritual pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Membina Karakter Remaja Di Era Digital

Authors

  • Eka Satriani Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Depok
  • Haqqul Yakin Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Depok
  • Sayid Muhammad Zen Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Depok
  • Miftahul Huda Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Depok

Keywords:

Nilai Spiritual, Pendidikan, Agama Islam, Karakter Remaja, Era Digital

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi dalam mengintegrasikan nilai-nilai spiritual pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk membina karakter remaja di era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru PAI di Sekolah Baitul Hikmah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai spiritual seperti keikhlasan, kesabaran, dan lapang hati mengalami tantangan besar akibat budaya instan dan pengaruh media sosial. Guru PAI menggunakan pendekatan keteladanan, pembelajaran berbasis praktik, serta memanfaatkan media digital seperti YouTube, Instagram, dan TikTok untuk memperkuat nilai religius siswa. Selain itu, pembinaan spiritual dinilai lebih efektif dengan melibatkan pendekatan personal, dukungan keluarga, serta kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pemahaman terkait pentingnya keseimbangan antara teknologi, nilai spiritual, dan pembelajaran kontekstual dalam pembinaan karakter remaja di era digital.

References

Amilia Putri, T., Audia Safitri, N., Islami, N., Aida, N., & Iskandar Zulkarnain, A. (t.t.). JICN: Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara Analisis Nilai Spiritual Dalam Pembentukan Karakter Pada Prinsip Belom Bahadat Analysis Of Spiritual Values In Character Building On The Principle Of Belom Bahadat.

Demokrasi, J., Masyarakat, P., Azis, A., Modin, A., Nadhifah, N., Assyifa, Z. Y., & Huda, M. (2025). DIPLOMASI Self-Concept and Social Pressure: A Qualitative Study of Body Image in Adolescent Girls.

Diana, R., & Sugiharto, S. (2024). Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Karakter Religius Peserta Didik di Era Globalisasi. Al-Madrasah Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(2), 525.

Feranina, T. M., & Komala, C. (2022). Sinergitas Peran Orang Tua dan Guru dalam Pendidikan Karakter Anak. Jurnal Perspektif, 6(1), 1.

Halim, A., & Harahap, S. A. (t.t.). Konsep Sabar Dan Ikhlas Menghadapi Musibah Dalam Hadis dan Aplikasinya Di Kecamatan Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara (Vol. 24, Nomor 2).

Imelda Frimayanti, A. (2017). Implementasi Pendidikan Nilai Dalam Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 8.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Pristina Sari, I. (2022). Peran Guru Kelas Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di SD Negeri 010097 Kisaran Kabupaten Asahan (Vol. 2, Nomor 1).

Ramdan, A. Y., & Fauziah, P. Y. (2019). Peran orang tua dan guru dalam mengembangkan nilai-nilai karakter anak usia sekolah dasar. Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 9(2), 100–111.

Published

2025-12-31