Manajemen Kesiswaan Dalam Pelaksanaan Program Kerja OSIS Dalam Rangka Membentuk Karakter Bernalar Kritis Siswa SMA Negeri 14 Samarina

Authors

  • Ardiyanto Ardiyanto Pendidikan Pancasilan dan Kewarganegaraan, Universitas Mulawarman
  • Jamil Jamil Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Mulawarman
  • Marwiah Marwiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Mulawarman
  • Warman Warman Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Mulawarman
  • Asnar Asnar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Mulawarman
  • Endang Herliah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Mulawarman

Keywords:

Manajemen Kesiswaan, OSIS, Bernalar Kritis

Abstract

Manajemen kesiswaan adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan  pengendalian berbagai kegiatan dan aspek yang berkaitan dengan siswa disebuah lembaga pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan siswa secara optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Manejemen kesiswaan dalam peranan OSIS untuk membentuk karakter bernalar kritis siswa SMA Negeri 14 Samarinda, mengetahui hambatan OSIS dalam membentuk karakter bernalar kritis siswa SMA Negeri 14 Samarinda serta untuk mengetahui upaya dalam mengatasi hambatan OSIS dalam membentuk karakter bernalar kritis siswa SMA Negeri 14 Samarinda. Jenis Penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 14 Samarinda pada bulan Februari 2024-Maret 2024. Subjek penelitian ialah Pembina OSIS, Ketua OSIS, dan 3 anggota OSIS dengan menggunakan teknik wawancara, Observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, pengumpulan data dan menyimpulkan data. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Manejemen kesiswaan dalam peranan OSIS untuk membentuk karakter bernalar kritis siswa SMA Negeri 14 Samarinda terbagai menjadi empat bagian yaitu perencanaan, pegorganisasian, pengimplementasian atau pelaksanaan, dan Evaluasi atau pengawasan. (2) Terkait Faktor penghambat OSIS dalam mengembangkan kemampuan siswa untuk bernalar kritis di SMA Negeri 14 Samarinda yakni efektivitas pembelajar, Motivasi belajar, Sikap belajar, dan Kecerdasan emosional. (3) Solusi dari faktor penghambat yakni dengan lingkungan belajar dan dukungan sosial. Lingkungan belajar dimulai dari guru yang harus mendorong pengurus OSIS dalam lingkungan belajar bernalar kritis seperti organisasi OSIS yang mengajarkan mereka untuk bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan yang mereka lakukan.  Dukungan sosial yaitu pembina OSIS memberikan pengarahan tentang bagaimana cara untuk mengatasi permasalahan yang ada dan cara menyelesaikan permasalahan tersebut.

References

Cahayani, A. N. F. W., Wingkolatin, W., & Majid, N. (2024). Analisis Metode yang Relevan dalam Penanaman Nilai Karakter Tanggung Jawab Anak di Sekolah Inklusi SMP Negeri 7 Samarinda. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 1(2), 81–89. https://journal.pipuswina.com/index.php/jippsi/article/view/18

Cahyadi, M. R., Mauladaniyati, R., & Rosdianwinata, E. (2024). Pengaruh Model Search, Solve, Create, and Share (SSCS) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 1(2), 258–269.

Faridzki, F. H., Pardosi, J., & Jamil, J. (2024). Peran Guru PPKn dalam Penguatan Pendidikan Moral Siswa pada Aspek Kedisiplinan di SMP Negeri 16 Samarinda. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 1(2), 198–209. https://journal.pipuswina.com/index.php/jippsi/article/view/37

Helmawati. (2017). Pendidikan Karakter Sehari-hari, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Japar, M., dan Desca P. (2018). “Pembentukan Karakter Kemandirian Melalui Kegiatan Osis di Sekolah Menengah Atas.” Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial 28(1):86–103.

Jufri, J. (2023). Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek (Literature Review). Journal on Education, 16523-16528.

Kamaludin, K. (2023). Why is Normative Commitment Invalid? An Empirical Study on Principals of Public Elementary Schools. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI, 10(2), 229. https://doi.org/10.24235/al.ibtida.snj.v10i2.13467

Kamaludin, K., Taulany, H., & Slamet, S. (2024). Enhancing Competitive Advantage in the Disruptive Era: Strategy Formulation Framework in Model Public Junior High Schools in Indonesia. AL-TANZIM: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 42–58. https://doi.org/https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v8i1.6861

Linda, Z., dan Lestari, I. (2019). “Berpikir Kritis Dalam Konteks Pembelajaran.” Erzatama Karya Abadi (August):54.

Mac Iver, R. M. & Charles H. 2013. Society An Introducing Analysis. London : Macmilan & co ltd.

Magapoonyanont, N. (2012). The Causal Model of Some Factors Affecting Critical Thinking Abilities. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 146-150.

Mujanah, S. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Critical Thingking dan Pengaruhnya Terhadap Prestasi Mahasiswa UNTAG Surabaya dan Mahasiswa UITM Puncak Alam Malaysia. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP), 308-323.

Mulyasa, E. (2017). Managemen Berbasis Sekolah. Bandung: Penerbit PT Remaja Rosdakarya.

Moleong J Lexy. 2014. Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Naelasari, D., dan Salamah, F.U. (2023). “Manajemen Organisasi dalam Peningkatan Kinerja OSIS di MTs Ar-Rahman Nglaban Jombang.” Al-Idaroh: Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Islam 7(1):109–23.

Ngaba, A. L., dan Taunu, E.S.H. (2021). “Peranan Organisasi Siswa Intra Sekolah (Osis) Dalam Pembentukan Karakter Siswa Sma Negeri.” Satya Widya 36(2):125–32.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008 Tentang Pembinaan Kesiswaan

Romlah, C., & Kamaludin, K. (2023). Analisis Visi dan Misi Lembaga Pendidikan (Studi Kasus di SD Negeri Sumber Wetan). Journal of Business Technology and Economics, 1(1), 17–23. https://journal.pipuswina.com/index.php/jbte/article/view/46

Sfuliah, L. (2023). Peran Organisasi Siswa Intra Sekolah (Osis) Dalam Mengembangkan Karakter Siswa SMK Al-Muhtadin. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP), 16-30.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi. Bandung : Alfabeta CV.

Tohirin. (2016). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta : Rajawali.

Toni, I. A. (2019). “Peranan Organisasi Siswa Intra Sekolah (Osis) Dalam Memebentuk Karakter Siswa Di Smk Negeri 2 Salatiga.” Satya Widya 35(1):54–61.

Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Wibowo, R. R. (2015). Manajemen Pembinaan Kesiswaan melalui OSIS di SMA Negeri 1 Cilacap. Jurnal Ilmu Pendidikan.

Zasril, M. (2020). Dasar-Dasar Manajemen. jurnal manajemen, 26-51.

Published

2024-05-30